Festival Budaya
Dalam rangka memenuhi ujian mata kuliah Diplomasi Budaya, mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional semester 6 sukses menyelenggarakan sebuah acara bertajuk Festival Budaya pada Kamis, 23 Januari 2025, bertempat di Gedung Istanbul Lantai 3. Acara ini menampilkan keragaman budaya dari enam negara dunia: Amerika Serikat, Inggris, India, Italia, Tiongkok, dan Korea Selatan. Festival ini dikemas dalam bentuk pameran interaktif dan pertunjukan seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan fashion show bertema budaya nasional masing-masing negara, talk show, penampilan pop singer, tarian India yang memukau, hingga sajian kuliner otentik dari negara-negara yang diwakili. Setiap negara memiliki stand tersendiri yang menampilkan elemen khas budaya mereka.
Peserta festival berasal dari mahasiswi HI semester 2 dan 4, namun acara ini terbuka untuk seluruh sivitas akademika, tanpa membatasi hanya pada jurusan tertentu. Atmosfer inklusif ini menambah semarak acara dan menunjukkan semangat keterbukaan yang menjadi salah satu nilai kunci dalam diplomasi budaya. Festival ini sekaligus menjadi ajang penilaian mata kuliah, di mana masing-masing kelompok mempresentasikan hubungan antara unsur budaya yang mereka tampilkan dengan negara yang mereka wakili, serta relevansinya dengan makalah akademik yang telah mereka susun sebelumnya.
Salah satu highlight unik yang menyita perhatian adalah antusiasme pengunjung terhadap spaghetti ala Italia yang menjadi primadona di antara ragam sajian. Tidak hanya itu, kehadiran dan respons positif dari para dosen, terutama para ibu dosen yang hadir hari itu, menjadi bentuk apresiasi atas upaya dan kreativitas mahasiswi dalam waktu persiapan yang singkat namun menghasilkan acara yang begitu matang. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara para peserta dan dosen yang hadir, menandai berakhirnya kegiatan yang bukan hanya menyenangkan tetapi juga sarat makna. Festival Budaya ini menjadi bukti bahwa diplomasi tidak hanya terjadi di meja perundingan, tetapi juga bisa diwujudkan melalui seni, budaya, dan semangat kolaboratif generasi muda.
Penulis: Rifdah Syifa Rabbani
Publisher : DEMA UNIDA Kelas C